Untuk wali dan keluarga

Di jalur Taaruf, wali ikut sejak pesan pertama. Halaman ini menjelaskan apa yang wali lakukan di ruang ta'aruf, cara masuk lewat undangan WhatsApp, dan siapa yang bisa menjadi wali.

Peran wali di ruang ta'aruf

Ruang ta'aruf terbuka setelah sebuah ajuan diterima. Percakapan di dalamnya baru bisa dimulai setelah wali pihak perempuan bergabung, jadi wali membaca percakapan sejak pesan pertama. Wali pihak laki-laki boleh diundang juga.

Jadwal nadzor perlu persetujuan wali. Setiap tahap yang wali setujui ditandai cap restu di linimasa ruang, sehingga kedua keluarga bisa melihat sampai mana prosesnya. Bila kedua pihak sepakat, ruang naik ke tahap khitbah.

Cap restu yang muncul saat wali menyetujui tahapdengan restu keluargawajah terverifikasiKenalNikah

Cara undangan WhatsApp bekerja

Anak atau kerabat Anda memasukkan nomor WhatsApp Anda di ruang ta'aruf. Anda menerima pesan berisi tautan undangan. Setelah tautan dibuka, Kenal Nikah mengirim kode sekali pakai ke nomor yang sama, dan begitu kode itu dimasukkan, Anda sudah berada di ruang ta'aruf.

Wali tidak perlu memasang aplikasi atau membuat akun. Tautan undangan hanya berlaku untuk nomor yang diundang dan punya batas waktu.

Siapa yang bisa menjadi wali

Ayah, kakak laki-laki, paman, atau kerabat dewasa lain yang ditunjuk oleh anggota. Perempuan tanpa kerabat yang bisa dihubungi belum bisa membuka ruang ta'aruf. Untuk keadaan ini kami menyiapkan pendamping dari Kenal Nikah, dan layanan itu baru tersedia di tahap berikutnya. Aturan ini juga tercantum di pertanyaan yang sering diajukan.

Keluarga di jalur Kristen dan Chindo

Di jalur Kristen dan Chindo, keluarga belum bisa diundang ke dalam percakapan. Fitur untuk melibatkan keluarga di kedua jalur itu direncanakan setelah peluncuran.

Untuk anak atau keponakan yang siap menikah

Daftarkan mereka di daftar tunggu dengan nomor WhatsApp atau email mereka sendiri, dan minta izin mereka lebih dulu. Kabar pembukaan kota dikirim ke kontak itu.

Daftarkan anak atau keponakan